Tuesday, January 20, 2009

***7:60-61***

60. Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata".

61. Nuh menjawab: "Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikitpun tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam".

---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 116: Mengundi Istri-Istrinya Jika Berpergian

Aisyah rha. berkata, "Apabila Rasulullah SAW hendak berpergian, beliau mengundi istri-istrinya, dan siapa pun yang keluar bagiannya, maka beliau keluar bersamanya, dan yang keluar adalah bagianku. Maka aku pun keluar bersama Rasulullah SAW" (Al-Lu'lu wa Al-Marjan 3//354, hadits no 1763)

Dalam setiap berpergian, beliau hanya mengajak seorang istri. Akan tetapi, pada saat beliau pergi menunaikan ibadah haji, beliau mengajak semua istrinya tanpa kecuali.

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:345-349)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Thursday, January 15, 2009

***7:59***

59. Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya." Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Al-lah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat).

---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 115: Mendatangi Masjid Terlebih Dahulu Saat Baru Tiba dan Shalat Dua Rakaat.

Sebelum berangkat berpergian, Rasulullah SAW berdoa kepada Allah agar senantiasa menjaga dirinya dari berbagai hal yang membahayakan selama dalam perjalanan. Dalam doanya Beliau juga menitipkan rumah, harta dan keluarganya kepada Allah, agar Dia selalu menjaga mereka selama beliau tinggal berpergian.

Dari Ka'ab bin Malik ra., bahwasanya apabila Rasulullah SAW telah tiba dari perpergiaan, beliau mulai dari masjid dan shalat dua rakaat di dalamnya." (HR. Bukhari & Muslim)

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:341-342)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Tuesday, January 13, 2009

***7:58***

58. Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.

---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 114: Berdoa Ketika Kembali Dari Bepergiaan

Ibnu Umar ra. menceritakakan, "Apabila Rasulullah ra. pulang dari perang, atau haji, atau umrah, beliau bertakbir tiga kali setiap melewati jalanan menanjak di bumi. Kemudian beliau berdoa, 'Laa ilaaha illallahu wahdahuu laa syariikalah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syay'in qadiir. Aayibuuna taa 'ibuuna 'aabiduuna saajiduuna lirabbinaa haamiduun. Shadaqallaahu wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah'. (HR. Bukhari & Muslim)

Doa ini dibaca Nabi saat dalam perjalan pulang, bukan ketika sudah sampai di rumah. Beliau membaca doa ini setelah mengadakan perjalanan yang lama dan jauh.

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:339-340)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Monday, January 12, 2009

***7:57***

57. Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.

---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 113: Berdoa Jika Melihat Fajar Dalam Perjalanan

Dari Abu Hurairah ra., "Adalah Rasulullah SAW, apabila sedang dalam perjalanan dan melihat fajar terbit, beliau berkata, 'Mendengarlah yang biasa mendengar akan pujian kepada Allah dan nikmat-Nya, serta cobaan-Nya yang baik kepada kita. Wahai Tuhan kami, temanilah kami dan berilah keutamaan kepada kami. Kami berlindung kepada Allah dari api neraka'. Beliau mengucapnya sampai tiga kali dengan suara keras." (HR. Muslim, Abu Daud dan Ibnu As-Sunni)

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:336)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Sunday, January 11, 2009

***7:56***

56. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdo'alah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 112: Berdoa Jika Tiba Waktu Malam

Ibnu Umar ra berkata, "Apabila Rasulullah SAW berpergian, dan tiba waktu malam, beliau berkata, "Hai bumi, tuhanku dan tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu dan dari kejahatan yang ada pada dirimu, juga kejahatan apa yang diciptakan dalam dirimu, serta kejahatan hewan yang melata diatasmu. Dan aku berlindung kepada Allah dari singa hitam, ular, kalajengking, pengguni daerah ini, dan dari bapak serta anaknya'." (HR. Abu Dawud)

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:333-334)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Thursday, January 8, 2009

***7:55***

55. Berdo'alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas [549].

[549] Maksudnya: melampaui batas tentang yang diminta dan cara meminta.

---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 111: Bertakbir Saat Jalanan Naik dan Bertasbih Saat Jalanan Menurun

Ibnu Umar ra. berkata, "Adalah Nabi SAW dan pasukannya, apabila naik ke tempat yang tinggi, mereka bertakbir. Dan jika turun mereka bertasbih." (HR. Abu Dawud)

DR. Musthafa Sair berkata, "Disukai membaca takbir ketika naik ke jalanan yang lebih tinggi untuk menampakkan ketinggian yang sesungguhnya pada zat Mahatinggi yang lebih tinggi dari ketinggian semu yang dapat dirasakan. Dan disukai membaca tasbih pada saat turun ke jalan yang lebih rendah untuk mensucikan Allah Ta'ala dari segala kekurangan dan sifat-sifat yang rendah."

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:330-332 )
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Monday, January 5, 2009

***7:54***

54. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy [548]. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

[548] Bersemayam di atas 'Arsy ialah satu sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dsan kesucian-Nya.

---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 110: Bertakbir Tiga Kali Ketika Telah Berada Di Atas Kendaraan

"Dari Abdullah bin Umar ra., ia berkata, 'Bahwasanya apabila Rasulullah SAW telah tegak duduk diatas ontanya untuk keluar menuju suatu perjalanan, beliau bertakbir tiga kali. Kemudian membaca, 'Mahasuci Dia yang menundukan semua ini bagi kami, sedangkan sebelumnya kami tidak sanggup mengatasinya. Dan sungguh, kepada Tuhan kamilah kami akan kembali'." (HR. Muslim)

Sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW apabila telah duduk sempurna di atas kendaraan, maka hendaklah kita membaca takbir tiga kali. Kita besarkan Allah yang maha besar, kemudian kita baca doa sebagaimana doa yang biasa dibaca Nabi, niscaya Dia akan menjaga kita dari masalah 'besar' dan selamat dalam perjalanan.

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:327-329)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Sunday, January 4, 2009

***7:53***

53. Tiadalah mereka menunggu-nunggu kecuali (terlaksananya kebenaran) Al Qur'an itu. Pada hari datangnya kebenaran pemberitaan Al Qur'an itu, berkatalah orang-orang yang melupakannya [547] sebelum itu: "Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami membawa yang hak, maka adakah bagi kami pemberi syafa'at yang akan memberi syafa'at bagi kami, atau dapatkah kami dikembalikan (ke dunia) sehingga kami dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?". Sungguh mereka telah merugikan diri mereka sendiri dan telah lenyaplah dari mereka tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan.

[547] Maksudnya: orang-orang yang tidak beramal sebagaimana yang digariskan oleh Al Qur'an.

--- Suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 109: Berada di Barisan Belakang Saat Berpergiaan

Rasulullah jarang sekali pergi sendiri jika menempuh perjalanan jauh dan lama. Beliau SAW senantiasa pergi bersama para sahabat dan biasanya berada di barisan belakang.

Jabir bin Abdillah ra. berkata " Rasulullah SAW biasa berada dibelakang dalam perjalanan. Beliau membantu yang lemah, memboncengnya dan mendoakannya." (HR. Abu Dawud)

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:325-326)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com