Tuesday, June 2, 2009

***7:129***

129. Kaum Musa berkata: "Kami telah ditindas (oleh Fir'aun) sebelum kamu datang kepada kami dan sesudah kamu datang [556]. Musa menjawab: "Mudah-mudahan Allah membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu khalifah di bumi(Nya), maka Allah akan melihat bagaimana perbuatanmu [557].

[556] Mereka mengeluh kepada Musa a.s. bahwa nasib mereka sama saja; baik sebelum kedatangan Musa a.s. untuk menyeru mereka kepada agama Allah dan melepaskan mereka dari perbudakan Fir'aun, maupun sesudahnya. Ini menunjukkan kekerdilan jiwa dan kelemahan daya juang pada mereka.

[557] Maksudnya: Allah akan membalas perbuatanmu, yang baik dibalas dengan yang baik, dan yang buruk dibalas dengan yang buruk.

---suplemen---
Pada Dasarnya Islam Kedaulatan Sejagat

Abu Bakr dengan nalurinya sudah menyadari benar bahwa dasar Islam adalah kedaulatan sejagat. Seruannya tidak terbatas hanya pada golongan Arab, tetapi ajakan kebenaran ini ditujukan kepada seluruh umat manusia.

Sudah menjadi kewajiban setiap orang yang beriman kepada agama ini untuk berdakwah, menyampaikan ajarannya sebagai petunjuk-Nya dan rahmat. Dalam diri Rasulullah telah menyerukan dakwahnya kepada segala umat manusia yang terdiri dari berbagai warna kulit.

Biarkanlah mereka berjuang demi kebebasan berdakwah. Jangan memaksa siapapun dan jangan juga mau dirintangi dalam menyampaikan kebenaran yang sudah diperoleh itu. Hendaklah seluruh jagat ini menjadi arana dakwah kepada kebenaran, apa pun resiko yang akan menimpa diri mereka demi perjuangan di jalan Allah itu. Bila sampai mereka mati syahid, Allah jugalah yang akan memberi balasan.

(Diambil dari buku Abu Bakr As-Siddiq, Muhammad Husain Haekal:XXX)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

No comments: