Monday, January 5, 2009

***7:54***

54. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy [548]. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

[548] Bersemayam di atas 'Arsy ialah satu sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dsan kesucian-Nya.

---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 110: Bertakbir Tiga Kali Ketika Telah Berada Di Atas Kendaraan

"Dari Abdullah bin Umar ra., ia berkata, 'Bahwasanya apabila Rasulullah SAW telah tegak duduk diatas ontanya untuk keluar menuju suatu perjalanan, beliau bertakbir tiga kali. Kemudian membaca, 'Mahasuci Dia yang menundukan semua ini bagi kami, sedangkan sebelumnya kami tidak sanggup mengatasinya. Dan sungguh, kepada Tuhan kamilah kami akan kembali'." (HR. Muslim)

Sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW apabila telah duduk sempurna di atas kendaraan, maka hendaklah kita membaca takbir tiga kali. Kita besarkan Allah yang maha besar, kemudian kita baca doa sebagaimana doa yang biasa dibaca Nabi, niscaya Dia akan menjaga kita dari masalah 'besar' dan selamat dalam perjalanan.

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:327-329)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Sunday, January 4, 2009

***7:53***

53. Tiadalah mereka menunggu-nunggu kecuali (terlaksananya kebenaran) Al Qur'an itu. Pada hari datangnya kebenaran pemberitaan Al Qur'an itu, berkatalah orang-orang yang melupakannya [547] sebelum itu: "Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami membawa yang hak, maka adakah bagi kami pemberi syafa'at yang akan memberi syafa'at bagi kami, atau dapatkah kami dikembalikan (ke dunia) sehingga kami dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?". Sungguh mereka telah merugikan diri mereka sendiri dan telah lenyaplah dari mereka tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan.

[547] Maksudnya: orang-orang yang tidak beramal sebagaimana yang digariskan oleh Al Qur'an.

--- Suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 109: Berada di Barisan Belakang Saat Berpergiaan

Rasulullah jarang sekali pergi sendiri jika menempuh perjalanan jauh dan lama. Beliau SAW senantiasa pergi bersama para sahabat dan biasanya berada di barisan belakang.

Jabir bin Abdillah ra. berkata " Rasulullah SAW biasa berada dibelakang dalam perjalanan. Beliau membantu yang lemah, memboncengnya dan mendoakannya." (HR. Abu Dawud)

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:325-326)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Monday, December 22, 2008

***7:52***

52. Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Qur'an) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami [546]; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

[546] Maksudnya: atas dasar pengetahuan Kami tentang apa yang menjadi kemashlahatan bagi hamba-hamba Kami di dunia dan akhirat.

---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 108: Melindungi Diri atau Menjauh Jika Buang Hajat

Abdullah bin Jafar ra. mengisahkan suatu perjalanan bersama Rasulullah SAW, "Pada suatu hari, Rasulullah SAW memboncengkan aku dibelakannya. Beliau memberitahukan sebuah rahasia yang tidak aku ceritakan kepada seorang pun. Dan yang paling disenanginya beliau untuk menutupi dirinya ketika buang hajat adalah tempat yang tinggi atau pepohonan kurma." (HR. Muslim dan Abu Dawud)

Sungguh ironis, dimana sering kita menyaksikan, betapa banyaknya orang-orang yang membuang hajatnya (terutama hajat kecil) secara sembarangan di pinggir jalan tanpa rasa sungkan.

Akhlak buruk seperti ini, selain tidak memperhatikan kebersihan lingkungan dan kesucian pakaian, juga menunjukan lenyapnya rasa malu dari dalam dirinya. Padahal, sebagaimana kebersihan adalah bagian dari iman, malu juga merupakan bagian dari iman.

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:321-323)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Wednesday, December 17, 2008

***7:50-51***

50. Dan penghuni neraka menyeru penghuni syurga: " Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizkikan Allah kepadamu". Mereka (penghuni surga) menjawab: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir,

51. (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka."Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.

---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 107: Menyempatkan Tidur Dalam Perjalanan di Malam Hari.

"Dari Abu Qatabah ra, ia berkata, 'Apabila Rasulullah SAW dalam perjalanan melewati waktu malam, beliau menyempatkan diri tidur dengan menghadap ke kanan. Dan apabila beliau hendak tidur sebelum subuh, beliau menegakkan lengannya dan meletakan kepalanya di atas telapak tangannya'." (HR. Muslim)

Jika kita sedang berpergian, kemudian waktu malam, hendaklah kita juga tidur, mengikuti apa yang biasa dilakukan Nabi. Lagi pula tidur adalah manusiawi dan merupakan kebutuhan primer manusia. Selain itu, mata dan badan juga mempunyai hak atas kita untuk diistirahatkan.

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:318-320)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Tuesday, December 16, 2008

***7:49***

49. (Orang-orang di atas A'raaf bertanya kepada penghuni neraka): "Itukah orang-orang [545] yang kamu telah bersumpah bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah?". (Kepada orang mu'min itu dikatakan): "Masuklah ke dalam syurga, tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak (pula) kamu bersedih hati."

[545] Maksudnya: penghuni syurga.

---suplemen---
Kebisaan Nabi ke 106: Senang Pergi Pada Pagi Hari

Aktivitas yang dimulai di pagi hari akan menuai hasil yang lebih baik dibanding aktivitas yang dimulai kala sinar mentari telah menyengat kulit. Karena semakin pagi aktivitas diawali, maka semakin luaslah waktu untuk berbuat, bekerja, berkarya, dan berkreasi.

Rasulullah SAW bersabda, "Ya Allah, berkahilah umatku dalam kepergiannya di pagi hari." (HR. Abu Dawud)

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:315-317)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Monday, December 15, 2008

***7:48***

48. Dan orang-orang yang di atas A'raaf memanggil beberapa orang (pemuka-pemuka orang kafir) yang mereka mengenalnya dengan tanda-tandanya dengan mengatakan: "Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang selalu kamu sombongkan itu, tidaklah memberi manfa'at kepadamu."

---suplemen---
Kebiasaan ke 105: Senang Berpergian Pada Hari Kamis

"Dari Ka'ab bin Malik ra., ia berkata, 'Bahwasanya Nabi SAW keluar pada perang Tabuk di hari Kamis. Dan beliau senang keluar pada hari Kamis'." (HR. Al-Bukhari)

Setidaknya ada dua sebab kenapa beliau senang berpergian pada hari Kamis. Pertama, Karena para malaikat melaporkan amal perbuatan manusia kepada Allah pada hari Kamis. Dan kedua, Biasanya beliau berpuasa pada hari kamis

"Jarang sekali Rasulullah SAW pergi kecuali pada hari Kamis." (HR. Al-Bukhari)

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:313-314)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

Sunday, December 14, 2008

***7:47***

47. Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu".

---suplemen---
Kebiasaan ke 104: Berlindung Kepada Allah Dari Beban Perjalanan Jika Hendak Berpergian

"Dari Abdullah bin Sarjis ra., ia berkata, 'Apabila Rasulullah SAW hendak berpergian, beliau berlindung dari beban perjalanan, bahaya yang mungkin meninpa, kekurangan setelah kecukupan, dan buruknya pemandangan dalam keluarga dan harta'." (HR. Muslim & At-Tirmidzi)

Hadits lain

"Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kebaikan dan takwa kepada-Mu, serta perbuatan yang engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah, ringankanlah perjalanan kami ini. dan dekatkanlah jarak yang jauh kepada kami. Engkau adalah kawan dalam perjalanan dan pengganti dalam keluarga." (HR. Muslim)

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:309-311)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com