Monday, December 22, 2008

***7:52***

52. Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Qur'an) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami [546]; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

[546] Maksudnya: atas dasar pengetahuan Kami tentang apa yang menjadi kemashlahatan bagi hamba-hamba Kami di dunia dan akhirat.

---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 108: Melindungi Diri atau Menjauh Jika Buang Hajat

Abdullah bin Jafar ra. mengisahkan suatu perjalanan bersama Rasulullah SAW, "Pada suatu hari, Rasulullah SAW memboncengkan aku dibelakannya. Beliau memberitahukan sebuah rahasia yang tidak aku ceritakan kepada seorang pun. Dan yang paling disenanginya beliau untuk menutupi dirinya ketika buang hajat adalah tempat yang tinggi atau pepohonan kurma." (HR. Muslim dan Abu Dawud)

Sungguh ironis, dimana sering kita menyaksikan, betapa banyaknya orang-orang yang membuang hajatnya (terutama hajat kecil) secara sembarangan di pinggir jalan tanpa rasa sungkan.

Akhlak buruk seperti ini, selain tidak memperhatikan kebersihan lingkungan dan kesucian pakaian, juga menunjukan lenyapnya rasa malu dari dalam dirinya. Padahal, sebagaimana kebersihan adalah bagian dari iman, malu juga merupakan bagian dari iman.

(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:321-323)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com

No comments: