29. Katakanlah: "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan". Dan (katakanlah): "Luruskanlah muka (diri)mu [533] di setiap sembahyang dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan keta'atanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepadaNya)".
[533] Maksudnya: tumpahkanlah perhatianmu kepada sembahyang itu dan pusatkanlah perhatianmu semata-mata kepada Allah.
---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 87: Mulai Makan Dari Pinggir Tempat Makan
Suatu hari di waktu dhuha, beliau mengundang sabagian sahabat untuk makan bersama di rumahnya. Kemudian ketika mereka sudah datang dan berkumpul mengelilingi tempat makan, biliau bersabda,
"Makanlah kalian dari sekelilingnya dan biarkanlah atasnya, maka makanan ini akan diberkahi." (Riyadh Ash-Shalihin, ladits no 745)
"Dari sekelilingnya" maksudnya dari sekelilingnya.
"Dan biarkanla atasnya" yaitu bagian tengah-tengahnya. Karena dalam rawayat lain disebutkan bahwa baraqah Allah turun di tengah-tengah makanan
Makan bersama dalam satu tempat/nampan adalah kebiasaan cara makan Nabi SAW dan para sabahat rhum.
(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:259-260)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com
[533] Maksudnya: tumpahkanlah perhatianmu kepada sembahyang itu dan pusatkanlah perhatianmu semata-mata kepada Allah.
---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 87: Mulai Makan Dari Pinggir Tempat Makan
Suatu hari di waktu dhuha, beliau mengundang sabagian sahabat untuk makan bersama di rumahnya. Kemudian ketika mereka sudah datang dan berkumpul mengelilingi tempat makan, biliau bersabda,
"Makanlah kalian dari sekelilingnya dan biarkanlah atasnya, maka makanan ini akan diberkahi." (Riyadh Ash-Shalihin, ladits no 745)
"Dari sekelilingnya" maksudnya dari sekelilingnya.
"Dan biarkanla atasnya" yaitu bagian tengah-tengahnya. Karena dalam rawayat lain disebutkan bahwa baraqah Allah turun di tengah-tengah makanan
Makan bersama dalam satu tempat/nampan adalah kebiasaan cara makan Nabi SAW dan para sabahat rhum.
(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:259-260)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com
.jpg)
No comments:
Post a Comment