30. Sebahagian diberi-Nya petunjuk dan sebahagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan syaitan-syaitan pelindung (mereka) selain Allah, dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk.
---suplemen---
Kebiasaan Nabi Ke 88: Berboa Sebelum dan Sesudah Makan
"Adalah Nabi SAW, apabila makanannya telah didekatkan kepadanya, beliau membaca bismillah. Dan apabila selesai makan, beliau berkata, 'Ya Allah, Engkau telah memberikan makan dan minum, Engkau telah mencukupkan dan meridhaiku, dan Engkau telah memberikan petunjuk kepadaku serta menghidupkanku. Segala puji bagi-Mu atas semua yang Engkau berikan kepadaku'." (HR. Ahmad dan An-Nasa'i)
Dikisahkan dalam sebuah hadits, bahwasanya ada seorang sahabat yang lupa membaca bismillah ketika makan. Kebetulan disitu ada Rasulullah SAW sedang duduk-duduk bersama para sahabat yang lain. Setelah makanannya hampir habis dan tinggal sesuaip lagi, dia membaca 'Bismillahi awwalahu wa aakhirah'. Tiba-tiba Nabi tertawa menyaksikan hal tersebut. Lalu beliau berkata, "Sesungguhnya dari tadi setan turut makan bersamanya, tetapi setelah dia menyebut nama Allah, setan itu langsung memuntahkan isi perutnya!"
(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:262-264)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com
---suplemen---
Kebiasaan Nabi Ke 88: Berboa Sebelum dan Sesudah Makan
"Adalah Nabi SAW, apabila makanannya telah didekatkan kepadanya, beliau membaca bismillah. Dan apabila selesai makan, beliau berkata, 'Ya Allah, Engkau telah memberikan makan dan minum, Engkau telah mencukupkan dan meridhaiku, dan Engkau telah memberikan petunjuk kepadaku serta menghidupkanku. Segala puji bagi-Mu atas semua yang Engkau berikan kepadaku'." (HR. Ahmad dan An-Nasa'i)
Dikisahkan dalam sebuah hadits, bahwasanya ada seorang sahabat yang lupa membaca bismillah ketika makan. Kebetulan disitu ada Rasulullah SAW sedang duduk-duduk bersama para sahabat yang lain. Setelah makanannya hampir habis dan tinggal sesuaip lagi, dia membaca 'Bismillahi awwalahu wa aakhirah'. Tiba-tiba Nabi tertawa menyaksikan hal tersebut. Lalu beliau berkata, "Sesungguhnya dari tadi setan turut makan bersamanya, tetapi setelah dia menyebut nama Allah, setan itu langsung memuntahkan isi perutnya!"
(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:262-264)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com
.jpg)
No comments:
Post a Comment