***7:106-107***
106. Fir'aun menjawab: "Jika benar kamu membawa sesuatu bukti, maka datangkanlah bukti itu jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang benar".
107. Maka Musa menjatuhkan tongkat-nya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.
---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 154: Memilih Waktu Yang Tepat Dalam Menasehati
"Dari Abdullah bin Mas'ud ra., ia berkata, 'Sesungguhnya Rasulullah SAW memilih waktu yang tepat untuk menasehati kami dalam beberapa hari, dikarenakan takut membosankan kami.'" (HR. Sahih Bukhari & Muslim)
Nabi tidak terus menerus memberikan pelajaran dan wejangan kepada para sahabat setiap saat. Khawatir jika membuat mereka bosan dengan apa yang beliau sampaikan, sementara mereka tidak akan mungkin protes kepada beliau.
Jadi, seyogyanya seorang ustadz atau pembimbing agama, mesti pintar-pintar memilih waktu yang tepat untuk menyampaikan ceramahnya kepada umat agar tidak membuat mereka bosan.
(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:454-455)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com
106. Fir'aun menjawab: "Jika benar kamu membawa sesuatu bukti, maka datangkanlah bukti itu jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang benar".
107. Maka Musa menjatuhkan tongkat-nya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.
---suplemen---
Kebiasaan Nabi ke 154: Memilih Waktu Yang Tepat Dalam Menasehati
"Dari Abdullah bin Mas'ud ra., ia berkata, 'Sesungguhnya Rasulullah SAW memilih waktu yang tepat untuk menasehati kami dalam beberapa hari, dikarenakan takut membosankan kami.'" (HR. Sahih Bukhari & Muslim)
Nabi tidak terus menerus memberikan pelajaran dan wejangan kepada para sahabat setiap saat. Khawatir jika membuat mereka bosan dengan apa yang beliau sampaikan, sementara mereka tidak akan mungkin protes kepada beliau.
Jadi, seyogyanya seorang ustadz atau pembimbing agama, mesti pintar-pintar memilih waktu yang tepat untuk menyampaikan ceramahnya kepada umat agar tidak membuat mereka bosan.
(Diambil dari buku 165 Kebiasaan Nabi, Abdul Zulfidar Akaha:454-455)
Arsip://pengajiankantor.blogspot.com
.jpg)
No comments:
Post a Comment